AMANDEMEN KONSTITUSI TURKI.
Erdogan, Keep Fight.!
Oleh : Tengku Zulkifli Usman
TURKI, Kurang dua bulan rakyat Turki akan menentukan pilihan utk perubahan konstitusi. Erdogan digoyang habis habisan oleh dunia internasional khususnya Eropa
Jerman dan Belanda terang terangan menampakkan permusuhan nya, pada dasarnya seluruh Eropa benci Erdogan
Bukan tanpa dasar, Belanda dan Jerman memang sangat benci dengan kemajuan Turki dibawah Islam politik. Inisiator rasisme politik di Belanda dibekingi oleh PM Belanda saat ini Mark Rutte dan calon kuat PM Belanda mendatang Geert Wilders
Makanya Menlu Turki dilarang mendarat di Belanda dan utusan Turki dilarang pidato di Jerman. Inisiator utama blok anti Turki di Jerman bukan pemimpin Jerman Angela Merkel,tapi lebih kepada beberapa tokoh rasis lainnya
Bukan Turki namanya kalau mau didikte, bukan Erdogan namanya kalau tdk punya sikap tegas. Erdogan langsung menyegel kedutaan Belanda di Turki dan meminta Dubes Belanda tdk masuk Turki lagi
Erdogan langsung berbicara keras bahkan kasar kepada Belanda"anda menghidupkan lagi Nazisme dan Fasisme".
Mark Rutte panas dingin dan berang,gak nyangka Erdogan bicara sekeras itu. Geert Wilders langsung tulis di Twitter" rakyat Turki di Belanda yang sependapat dengan Erdogan silahkan meninggalkan Belanda dan gak usah balik lagi"
Dibalas oleh Erdogan" anda akan segera kami hukum dan akan kami kuliahin lagi tentang diplomasi". Erdogan tau,saat ini adalah puncaknya kelemahan ini Eropa
Bukan tanpa dasar, itu karena Turki dibawah Erdogan sedang berada dipuncak nya kekuatan legitimasi politik yg diperoleh Erdogan dan AKP
Eropa dan barat sedang mati matian ingin menggagalkan rencana Referendum konstitusi 16 April nanti. Bukti bahwa Eropa dan barat benar benar terlibat dalam kudeta berdarah Turki Juli 2016 lalu tanpa ragu
Erdogan yang sudah memulai karir politik di Turki dari tahun 1979 paham betul siapa dan bagaimana mental musuh musuh Turki. Baik dari luar bahkan dari dalam negeri Turki sendiri
Maklum, Turki modern telah mengalami 6x kudeta militer, 1960, 1971, 1980, 1997, 2013, dan 2016. Dan Erdogan sendiri mengalami dua kali percobaan kudeta yang super berat
Jadi jam terbang politik Erdogan tidak bisa diragukan lagi, kuat lahir batin. Langkah Erdogan yang ingin mengamandemen konstitusi Turki April nanti bisa dikatakan prestasi terbesar Turki sejak 1980, jika berhasil
Padahal rencana ini juga pernah diwacanakan oleh pemimpin Turki masa lalu Suleyman Demirel dan Erbakan. Namun gagal dan selalu mendapat ganjalan yang besar, Erdogan belajar dari masa lalu itu
Tanda tanda keberhasilan rencana Referendum April nanti sudah mulai terlihat, mulai dari kemenangan di parlemen. Sampai lemahnya tekanan pihak oposisi didalam negeri,baik dari partai CHP, MHP dan HDP
Erdogan bermain cantik, dalam negeri jinak,luar negeri hanya bisa nyimak. Jika konstitusi baru Turki April nanti bisa sukses sesuai rencana,maka memungkinkan Erdogan melanggengkan kekuasaan nya hingga 2029
Dengan begitu, otomatis akan menghapus pos perdana menteri yang selama ini secara langsung sering terjadi tarik menarik kekuasaan dengan presiden
Dengan begitu, tidak akan ada lagi matahari kembar dalam tubuh pemerintahan Turki yang bisa menghambat rencana besar Turki 2023
Inilah hebatnya partai AKP, jabatan PM yang selama ini dipegang kader AKP dan loyalis Erdogan mau mengalah. Demi Turki dan masa depan negara yang cerah, tidak ada tempat buat tarik menarik kepentingan dan perpecahan elit
Erdogan dipercaya penuh oleh kader AKP baik kader bawah bahkan kader elit sekelas mantan PM Ahmet Davutoglu, politisi senior murid Erbakan Nu'man Kurtulmus, dan lainnya.
AKP terus konsisten dengan pola kepemimpinan kharismatis Erdogan disatu sisi dan kepemimpinan kolektif organisasi AKP sisi lain. Maka, tidak ada yang salah jika Eropa dan barat begitu membenci rencana rencana besar Turki, karena jika tidak dihambat, sama dengan meruntuhkan Eropa pelan pelan. Bravo sang Sultan, Keep Fight Erdogan. (Sum. Fb. Sahabat Erdogan)


0 komentar:
Posting Komentar